Berita Terbaru

Membumikan Risalah Islam Berkemajuan melalui Pengkaderan

Loading

Jeparamu.or.id, Membumikan Risalah Islam Berkemajuan melalui Pengkaderan, MPKSDI PDM Jepara hadiri Rakerwil MPKSDI PWM Jateng 2 – 3 September 2023 di Bapeltan Soropadan Temanggung

Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani ( MPKSDI )  PDM Jepara menghadiri Rakerwil MPK-SDI PWM Jateng di Bapeltan Soropadan Temanggung yang berlangsung selama 2 hari tanggal 2 sampai 3 September 2023. Rakerwil dengan mengusung  tema Akslerasi Perkaderan untuk Muhammadiyah Jawa Tengah dibuka secara langsung oleh ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Dr, Tafsir, M.Ag.

Hadir saat itu sebagai Pemateri 1 Wakil Ketua Ketua PWM Jawa Tengah Prof,Dr,Zakiyuddin Baiddawy, M,Ag menyampaiakan, perubahan nomenklatur dari MPK menjadi MPKSDI berkonsekwensi logis pada paradigma, filosof, cakupan dan langkah gerakan, khususnya yang berkenaan dengan metode dan fokus perkaderan dalam Muhammadiyah. Saat ini, perkaderan masih menjadi problem laten yang perlu dicari jawaban strategisnya. Hal ini sangat penting untuk menjadikan sistem perkaderan dalam Muhammadiyah sebagai garansi akan keberlangsungan gerak langkah Muhammadiyah kedepan sebagai Gerakan Islam yang Berkemajuan.

Hammam Sanadi,M.Pd,Ph.D selaku ketua MPK-SDI PWM Jawa Tengah menyampaikan, pentingnya melakukan koordinasi, kolaborasi dan sinergi antar elemen organisasi dan gerakan agar perkaderan Muhammadiyah semakin menemukan relevansinya. Tujuannya adalah menemukan kembali filosofi dan rumusan perkaderan dalam Muhammadiyah khususnya di Jawa Tengah dan mengaksentuasikan sistem perkaderan Muhammadiyah secara masif dan berkesinambungan. Kader bagi suatu organisasi khususnya Muhammadiyah merupakan aset yang paling mahal. Kader sebagai equitas mencakup 3 K : Keselarasan ( Alignment ), Kemampuan ( Capability ) dan Keterlibatan ( Engagement )

Hadir juga di hari ke 2 Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Dr. Lilik Indriyani, M.Si menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Rakerwil di Magelang. Ini sekaligus merupakan sarana koordinasi, kolaborasi dan sinergi antar elemen organisasi gerakan dalam Muhammadiyah.
Dengan tema Akslerasi Perkaderan untuk Muhammadiyah Jawa Tengah dalam Rakerwil ini diharapkan Kader Muhammadiyah sebagai hasil dari proses perkaderan adalah menjadi anggota inti yang diorganisir secara permanen dan berkemampuan dalam menjalankan tugas serta misi di lingkungan persyarikatan, umat dan bangsa guna mencapai tujuan Muhammadiyah.

Moch Irfan Islami dari MPK-SDI Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan materi Idiopolitor antara lain tentang 4 program prioritas Muhammadiyah berhubungan dengan MPKSDI yaitu :1). Peneguhan paham islami dan ideologi Muhammadiyah di seluruh tingkatan pimpinan persyarikatan, ortom, Majelis dan Lembaga serta biro atau bagian, amal usaha serta anggota Muhammadiyah, 2). Pendiasporan kader Muhammadiyah ke berbagai struktur dan lingkungan persyarikatan, umat, bangsa dan level global dalam membawa misi dakwah dan tajdid menuju tercapainya tujuan Muhammadiyah, 3). Memperluas dan melembagakan internasionalisasi Muhammadiyah secara lebih terprogram dan terstruktur dalam usaha menyebarluaskan dan memajukan misi dakwah dan tajdid yang rahmatan lilalamin, 4). Reformasi Kaderisasi Muhammadiyah

Rakerwil diikuti sejumlah peserta yang terdiri dari MPK-SDI PWM Jawa Tengah 24 orang, Pimpinan Daerah yang membidangi MPKSDI 35 orang, Ketua, sekretaris, bendahara MPKSDI se Jateng 105 orang, Ortom tingkat wilayah (KSB) 21 orang. Sejumlah 184 peserta tersebut menginap di asrama Bapeltan Soropadan Temanggung
Kegiatan Rakerwil dibagi dalam komisi komisi yaitu Komisi A membahas Strategi Perkaderan dan Pola Rekruitmen SDM di Amal Usaha, Komisi B membahas Pembumian Risalah Islam Berkemajuan dan tantangan ideologi eksternal dan Komisi C membahas Konsep Kaderisasi Komonitas.

Hasil rekomendasi dari Komisi A tentang Strategi Perkaderan dan Pola Rekruitmen SDM di Amal Usaha yaitu : Sistem perkaderan dalam SPM sudah sangat baik dan komphrehensif, namun perlu milestone (tolok ukur waktu implementasinya) harus jelas berapa hari, berapa SKS. Sedangkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dengan waktu serta strategi yang tepat (termasuk personal branding, perkaderan keluarga dll) disesuaikan dengan daerah masing-masing. Selain itu juga diperlukan akselerasi SPM secara menyeluruh, bertahap dan terukur disetiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Diperlukan sinergisitas pola perkaderan antara semua unsur Muhammadiyah, baik MPKSDI dengan majelis lain atau dengan ORTOM.

Sinergisitas ini perlu dituangkan dalam bentuk regulasi/SOP (standart operasional prosedure) yang jelas dan tegas yang akan digunakan sebagai acuan dan pegangan pada  pelaksanaan perkaderan dan rekruitmen SDM AUM di tingkat wilayah dan daerah. 1). Diperlukannya Design perkaderan daerah yang terencana dengan strategi dan kreativitas pengelolaan kader berdasarkan kearifan local masing-masing daerah yang berfungsi sebagai penguatan kader dan terciptanya kader yang handal, 2). Diperlukan Sinegisitas antar AUM, AUM Pendidikan, AUM social, AUM Ekonomi, AUM Kesehatan untuk saling menguatkan. Bentuk sinergisitas antara lain dalam bentuk kredit point/apresiasi aktivitas di ORTOM dalam penilaian kinerja, rekruitmen guru/karyawan/tenaga kesehatan, peningkatan hasil majelis ekonomi untuk support AUM Pendidikan. 3). Diperlukan keseragaman implementasi SPM diseluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Jawa Tengah. 3). Diperlukan pengelompokan implementasi SPM untuk Ortom, AUM, maupun Pimpinan Muhammadiyah.

Penulis : Owie Jepara

Total Page Visits: 860 - Today Page Visits: 1
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com